CARA PRAKTIS BUDIDAYA KELINCI POTONG, PELUANG USAHA YANG MENJANJIKAN

CARA PRAKTIS BUDIDAYA KELINCI POTONG

Kelinci merupakan salah satu hewan ternak yang mempunyai berbagai macam manfaat, mulai dari daging, tulang, kulit, rambut, sampai kotorannya. Beternak kelinci juga mengguntungkan dikarenakan biaya produksinya yang relatif murah sehingga kita tidak perlu mengeluarkan modal besar, perawatan yang terbilang mudah, dan tidak membutuhkan lahan luas sehingga kita dapat beternak kelinci di perkarangan rumah kita terutama perkotaan.

Jenis-jenis Kelinci Potong 

Sebelum kita mulai beternak kelinci potong, kita harus terlebih dahulu mengetahui jenis-jenis dari kelinci potong itu sendiri. Jenis kelinci yang sering dipelihara untuk dimanfaatkan dagingnya yaitu:

  1. Kelinci New Zealand, salah satu kelinci pedaging yang berasal dari negara Amerika. Kelinci ini memiliki bentuk tubuh yang besar, sehingga menghasilkan daging yang lebih banyak.
  2. Kelinci Rambon, merupakan hasil persilangan dari kelinci lokal dan kelinci impor. Kelinci Rambon memiliki tubuh yang sama besarnya dengan kelinci New Zealand tetapi sedikit lebih kecil.
  3. Kelinci Flemish Giant, hewan satu ini berasal dari Belgia. Kelinci ini merupakan komoditas unggul dikarenakan kualitas daging dan bulunya yang melipah.
  4. Kelinci Rex, salah satu jenis kelinci yang berasal dari Prancis yang merupakan keturunan kelinci liar yang banyak dibudidayakan di Eropa.

baca juga : mengenal jenis-jenis kelinci lengkap disertai gambar

Tipe kandang ideal bagi kelinci potong

Kandang yang cocok untuk kelinci potong adalah kandang tertutup. Kandang tipe ini merupakan kandang yang tidak membutuhkan tempat yang luas dan sangat cocok untuk beternak kelinci potong dalam sekala kecil di area perumahan. Tipe ini harus dibuat tahan terhadang air hujan dan angin, sehingga kelinci tidak basah dan kedinginan. Dalam membuat kandang tertutup, kita juga harus menyesuaikan dengan tubuh kelincinya jangan sampai terlalu sempit, karena dapat menyebabkan stres pada kelinci, jadi menyesuaikan dengan kelinci yang akan kalian budidayakan.

BACA JUGA  Mengenal Ayam Serama

Kesehatan kandang

Dalam beternak kelinci potong kesehatan kandang sangat penting. Selama proses penggemukan kelinci potong, kesehatan kandang harus tetap terjaga, lantai ataupun alas kandang harus selalu dibersihkan dari kotorannya, tempat makan dan minumnya harus bersih dan selalu terisi, serta sisa makanannya juga harus selalu dibersihkan agar mencegah penyakit dan melindungi kelinci dari penyakit dan kelinci potong senantiasa gemuk dan sehat.

Jenis pakan yang baik untuk kelinci potong

Kelinci potong harus selalu diberikan pakan yang mengandung nutrisis yang lengkap, seperti protein, kalsium, serat kasasr dan lainnya. Kelinci juga harus diberikan pakan yang seimbang antar pakan hijauan dan pakan pelet. Kelinci yang dipelihara harus mendapatkan pakan hijauuan sebanyak 60 – 80 persen, lalu di lengkapi dan di imbangi dengan pakan konsentrat atau sebaliknya. Kelinci potong juga harus mendapatkan cahaya matahari yang cukup, tidak terlalu panas ataupun terlalu lembab.

Jenis makanan seperti apa baik untuk pertumbuhan dan perkembangan kelinci potong. Pakan kelinci yang baik antara lain: pakan konsentrat, ampas kelapa, ampas tapioka, ampas tahu dan lain-lain. Pakan yang dipilih untuk kelinci potong harus yang kualitasnya terbaik, tidak basi dan tidak busuk.

Pemberian pakan yang sesuai untuk kelinci potong 

Untuk kelinci potong yang masih berumur kurang lebih 4 bulan, pakan yang di pilih harus yang memiliki konsetrat tinggi, tetapi jangan diberikan dalam jumlah yang berlebih supaya tidak mengakibatkan gangguan pencernaan. Untuk pakan kering yang akan diberikan kepada kelinci potong yang belum pernah kawin sebanyak 1,8 – 3,2 kg /hari. Untuk kelinci potong hamil membutuhkan pakan kering sebanyak 2,3 – 6,8 kg /hari, kelinci potong yang sedang menyusui membutuhkan pakan sebanyak 4,5 kg/hari dengan jumlah anak 6 – 7 ekor.

BACA JUGA  Mengenal Kambing Boer, Jenis Kambing dari Afrika Selatan

Umur perkawinan pertama pada kelinci potong

Untuk kelinci potong pejantan pada umur 9,2 bulan biasanya sudah mulai dapat dikawinkan, sedangkan untuk kelinci potong betina sendiri pada umur 7,9 bulan. Untuk siklus birahinya sendiri biasanya terjadi selama 11 hari.

Membedakan kelinci potong jantan dan betina

Kelinci jantan umumnya lebih memiliki bentuk kepala yang lebih lonjong dari pada kelinci betina, ukuran badannya lebih kecil dari pada kelinci betina, terdapat dua testiskel di atas anusnya, dan jarak antara anud dan penisnya jauh. Cara mudah menentukannya yaitu mengangkat tubuh kelinci dan membalikkan posisi badannya, jika terdapat tabung maka itu merupakan organ penis kelinci jantan. Namun jika di bawah ekor terdapat bagian berupa anus, lalu terdapat sebuah gandukan dengan celah, itu merupakan ciri utama kelinci betina.

Waktu yang tepat perkawinan kelinci potong

Kelinci potong bisa dikawinkan pada saat pagi dan sore hari. Perkawinan yang ideal untuk kelinci potong dilakukan saat kelinci betina sedang birahi, saat-saat seperti ini merupakan waktu yang tepat untuk betina siap dikawinkan oleh pejantan. Dekaatkan kelinci pejantan agar dapat mengendus dan mengawini kelinci betina. Saat kita ingin melakukan perkawinan kedua kelinci potong tersebut, letakkan lah kedua kelinci tersebut di dalam kandang yang sama.

Proses melahirkan pada kelinci potong

Lamanya waktu yang dimiliki seekor kelinci potong untuk hamil umunya selama 29,83 hari. Saat seekor kelinci potong betina lahir, ia dapat menghasilkan 7 – 8 ekor. Sebelum kelinci mulai melahirkan sebaiknya kita menyiapkan tempat yang nyaman untuk anak kelinci nantinya agar terhindar dari kedinginan, panas dan juga angin. Saat baru saja melahirkan indukan kelinci biasanya kekurang konsumsi. Jika seekor indukan kelinci kekurangan konsumsi, maka ia akan memakan anaknya sendiri yang baru saja lahir.

BACA JUGA  Ciri Positif dan Negatif Ayam Legund Ditinjau dari Genetik dan Performans

Waktu yang tepat untuk panen kelinci potong

Saat ingin panen kelinci potong, tentunya kita harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk panen. Seekor kelinci potong sudah dapat dipanen saat bobotnya mencapai 2 – 3 kg dengan usia rata-rata mencapai umur 2 – 3 bulan. Pada usia tersebut daging kelinci sudah dapat dikonsumsi dengan baik. Akan tetapi, pastikan terlebih dahulu bahwa kelinci yang akan di panen dalam keadaan yang sehat. Namun, jika kita ingin panen kelinci untuk dijual sebagai bibit indukan maka kelinci akan siap dijual saat berusia 10 – 12 bulan.

Harga jual kelinci potong

Untuk harga jual kelinci jenis New Zealand dan Rex indukan berkisar dari harga Rp 300.000 – 350.000 /ekor dengan bobot 3 – 4 kg. Untuk anakan kelinci New Zealand dan Rex mulai dari Rp 75.000 – 100.000. untuk kelinci jenis Flemish Giant umur 2 – 4 bulan mulai dari Rp 150.000 – 300.000. untuk yang berumur 5 – 7 bulan, harganya mulai dari Rp 450.000 – 650.000. untuk kelinci jenid rambon berkisar dari harga Rp 100.000 – 400.000.

 

Bagikan :

Tulisan Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *