Budidaya Jangkrik, Serangga Kecil Bersuara Nyaring

budidaya jangkrik

Hallo sobat, kali ini  sinau ternak ingin berbagi informasi seputar budidaya jangkrik . Beternak jangkrik adalah peluang bisnis yang sangat menjanjikan dan menghasilkan untung yang memuaskan, dikarenakan hanya menggunakan modal yang murah, dan pemeliharaan yang cukup mudah sehingga berpotensi menjadi usaha yang dapat mengasilkan keuntungan yang lumayan besar bila dikerjakan dengan konsisten.

Jangkrik (Gryllus bimaculatus) adalah jenis serangga yang termasuk dalam kelompok omnivora yang berkerabat dengan belalang, memiliki ciri tubuh kecil silindris, kepala hampir bulat, memiliki sunggut panjang seperti benang dan jangkrik jantan menghasilkan suara nyaring suara ini digunakan untuk menarik perhatian jangkrik betina dan mengusir kehadiran jangkrik jantan lain, semakin keras suara jangkrik biasanya menandakan naiknya suhu sekitar.  Di dunia dikenal ada sekitar 900 spesies jangkrik.

Manfaat dan Potensi Beternak Jangkrik

  1. Pakan Hewan Peliharaan, saat ini jangkrik sudah sangat banyak dimanfaatkan sebagai pakan utama maupun pakan tambahan yang diberikan pada hewan peliharaan seperti pakan burung kicau, reptil, pakan ternak, juga pakan ikan dan hewan peliharaan lainnya.
  2. Pengganti Tepung, Jangkrik mengandung protein yang tinggi sehingga dapat diolah menjadi tepung, setelah menjadi tepung banyak di­gunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai pemanfaatan dibeberapa perusahaan di luar negeri misalnya, telah menggunakan tepung jangkrik sebagai campuran obat-obatan.
  3. Bahan Kosmetik, Hasil penelitian tentang kandungan nutrisi dan senyawa bermanfaat dalam tubuh jangkrik telah membawa pengetahuan tentang manfaat jangkrik dalam bidang kecantikan terutama kosmetik.
  4. Hewan Uji, jangkrik adalah salah satu jenis serangga yang biasanya sering dijadikan sebagai hewan uji yang sangat penting pada penelitian toksikologi dan fisiologi serangga.
tepung jangkrik

produk olahan tepung jangkrik

Potensi Ternak Jangkrik untuk Menghasilkan Uang

Beternak jangkrik dapat dilakukan oleh siapa saja baik pelajar, karyawan, pensiunan dan dapat menjadi hobi yang menghasilkan uang loh,

BACA JUGA  CARA PRAKTIS BUDIDAYA KELINCI POTONG, PELUANG USAHA YANG MENJANJIKAN

Suhu yang tepat untuk jangkrik antara 28 – 35 °C dengan kelembapan relatif 70-80 %, suhu tersebut sangat cocok dengan iklim Indonesia, beberapa hal yang mendukung beternak jangkrik, antara lain :

  • Dapat dipelihara dilingkungan yang sempit dan efisien tempat.
  • Pemeliharaan jangkrik tergolong mudah dilakukan.
  • Harga bibit yang murah.
  • Pemeliharaan sampai panen memerlukan waktu yang singkat.
  • Pakannya murah dan banyak tersedia seperti limbah pasar dan limbah dapur dapat dimanfaatkan sebagai pakan jangkrik.
  • Pemasarannya mudah dikarenakan banyaknya permintaan pasar.
  • Keuntungan yang diperoleh relatif besar.
  • Sebagai kerja sambilan.

Persiapan Budidaya Jangkrik

Bagi kamu yang ingin beternak jangkrik, berikut langkah-langkah yang harus dipersiapkan dalam budidaya jangkrik :

1. Memilih Lokasi yang Sesuai

Pemilihan lokasi merupakan salah satu faktor penting dalam melakukan budidaya termasuk budidaya jangkrik. Lokasi budidaya jangkrik diupayakan sesuai dengan habitat jangkrik saat di alam bebas. Jangkrik mempunyai habitat alami yang bersifat teduh, gelap dan tenang. Itulah mengapa pemilihan lokasi budidaya jangkrik harus jauh dari pusat keramaian, kondisinya tidak terlalu terang dan memiliki sirkulasi udara lancar.

Memperhatikan suhu juga menjadi hal penting jika lokasi yang suhunya terlalu dingin jangkrik cenderung berperilaku kanibal karena enggan mencari makan di luar  Sebaliknya, pada suhu yang sangat panas kematian populasi jangkrik meningkat, Syarat minimal suhu lokasi budidaya yakni berkisar antara 25-35oC, Pilih lokasi yang terletak di ketinggian 1500-1800 mdpl.

2. Pembuatan Kandang

kandang jangkrik

ilustrasi kandang jangkrik

Kandang merupakan tempat hidup, berlindung, berteduh dan berproduksi. Dalam budidaya jangkrik, kandang dibuat berdasarkan fungsinya agar memberikan kenyaman pada ternak. Bentuk kandang jangkrik dapat berbentuk kotak dengan ukuran panjang 60 cm, lebar 120 cm, dan tinggi 60 cm.

Diperkirakan dapat menampung sekitar 5 kg jangkrik atau 1 kg telur jangkrik. Kandang diberi kaki dengan tinggi 20 cm dan direndam di wadah yang isinya oli. Fungsi oli tersebut berguna untuk mengusir hama dan predator berbahaya agar tidak naik dan masuk ke kandang. Bahan kandang dapat terbuat dari kayu atau triplek.

kamu bisa membaca artikel spesifik tentang pembuatan kandang dari sinautani.com yang berjudul Kandang yang Baik Untuk Budidaya Jangkrik.

BACA JUGA  Yuk Kenalan dengan Sapi Simmental

3. Peralatan yang Dibutuhkan Untuk Budidaya Jangkrik

Alat-alat yang dibutuhkan dalam proses budidaya antara lain egg tray, nampan, baskom, sprayer, dan ayakan. Pemillihan egg tray pada kandang jangkrik bertujuan untuk menciptakan suasan gelap seperti habitat aslinya. Penyusunan egg tray menghadap ke atas dalam kandang dan membentuk celah-celah sebagai tempat tinggal jangkrik, spray pada kandang digunakan untuk menyemprot kandang agar tetap lembab sedangkan nampan dipakai untuk menampung pasir.

4. Pemilihan Bibit Jangkrik yang Baik

Pemilihan bibit jangkrik sangatlah penting untuk kelanjutan pemeliharaan, berikut ciri-ciri bibit jangkrik yang baik :

  • Bertubuh besar
  • Berumur 10-20 hari
  • Antena dan kakinya lengkap
  • Bulu dan tubuhnya nampak mengkilap
  • Bagi Betina, mempunyai ovipositor di ekornya
  • Penting : Saat Anda menyentuh mulut dan dubur jangkrik, tidak ada cairan atau zat cair yang keluar.

Tips Pemeliharaan Jangkrik

#1 Atur Lokasi habitat alami jangkrik

Meletakkan dedauan dalam kandang jangkrik dapat mempercepat jangkrik dalam beradaptasi karena seakan berada pada habitat aslinya

#2 Jaga Ketersediaan Pakan

Ketersedian pakan jangkrik sangatlah penting, pakan jangkrik pun cukup mudah didapatkan seperti dedaunan, buah, limbah pasar, dedak dan limbah dapur dapat digunakan sebagai pakan yang murah dan mudah didapat

#3 Populasi jangkrik Dalam Kandang

Jumlah jangkrik dalam satu kandang sebaiknya tidak terlalu padat. Kepadatan populasi dalam kandang berpotensi memicu terjadinya kanibalisme dan menyebapkan pertumbuhan jangkrik pun terhambat.

#4 Panen dan Pemasaran

Pemeliharaan jangkrik juga cukup singkat  sampai masa panen jangkrik biasanya berumur 30-35 hari, Beberapa strategi yang bisa diterapkan dalam pemasaran produk jangkrik antara lain:

  1. Memasarkan produk kepada warga.
  2. Memasarkan Produk ke Komunitas Burung atau Peternak Burung Kicau.
  3. Mencari Pedagang atau Toko Pakan Burung Sekitar
  4. Memasarkan pada kolam pancing sebagai umpan.
  5. Mengolah jangkrik menjadi pakan ternak

baca juga : Panduan beternak Ayam Broiler untuk Pemula


Daftar Pustaka

BACA JUGA  Mengenal Ternak Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica)

 Udi Aprina, dkk. (2021). Budidaya Jangkrik Untuk Meningkatkan Produktivitas Remaja di RW 007. ADIBRATA JURNAL VOL 1 NOMOR 1 , 99-100.

Dinah Fauziyyah, dkk. (2019). PEMANFAATAN JANGKRIK ALAM ( Gryllus sp ) SEBAGAI BAHAN PAKAN. Seminar Nasional Pendidikan Sains 2019 , 65-68.

 

Bagikan :

Tulisan Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *