8+ Jenis Kambing dan Kisaran Harga di Indonesia

Apakah kamu tahu? Ternyata di Indonesia terdapat beragam jenis kambing, loh. Hal tersebut dikarenakan kambing memberikan berbagai manfaat untuk masyarakat Indonesia. 

Tidak hanya dagingnya saja yang banyak disukai, tetapi susu kambing juga banyak disukai oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, adanya hari raya Idul Adha membuat kambing semakin banyak diperjualbelikan di Indonesia.

Jenis Kambing di Indonesia

Ada banyak jenis kambing yang dijual di pasaran. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membeli kambing, sebaiknya kamu cari tahu terlebih dahulu beberapa jenis kambing agar tidak salah pilih.

1. Kambing Kacang

Jenis kambing yang pertama yaitu kambing kacang. Karena harganya yang lumayan terjangkau, kambing ini sering kita temui di pasaran terutama menjelang hari raya Idul Adha. 

Kambing kacang memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. Oleh karena itulah, kambing ini memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan tidak mudah sakit. 

Selain itu, kemampuan reproduksi kambing ini cukup tinggi dan perawatannya juga mudah. Itulah mengapa banyak orang ternak kambing kacang. 

Kambing kacang memiliki tubuh kecil dengan tinggi 60-65 cm untuk kambing kacang jantan dan 56 cm untuk kambing kacang betina. Untuk beratnya, kambing jantan dewasa bisa mencapai 30 kg, sementara kambing betina dewasa bisa mencapai 25 kg. 

Harga : Rp1.000.000-Rp2.500.000

2. Kambing Etawa

Jika kambing sebelumnya merupakan kambing pedaging, kambing etawa ini merupakan kambing dengan dua fungsi. Kambing yang berasal dari India ini merupakan kambing penghasil daging sekaligus penghasil susu. Dalam sehari, kambing ini bisa menghasilkan hingga 3 liter susu. 

Ciri khas kambing ini yaitu memiliki tubuh cukup besar dengan kaki yang pendek. Tinggi kambing etawa jantan berkisar antara 90-127 cm dengan bobot bisa mencapai 91 kg. Sementara untuk kambing etawa betina, tinggi tubuhnya bisa mencapai 92 cm dengan bobot mencapai 63 kg.

Kambing ini memiliki telinga yang panjang dan terkulai ke bawah serta hidung yang berbentuk cembung. 

Harga : Rp2.000.000-Rp3.000.000

kambing etawa

3. Kambing PE

Kambing selanjutnya yaitu kambing PE (Peranakan Etawa). Seperti namanya, kambing ini merupakan hasil persilangan antara kambing etawa dengan kambing kacang. Tujuan persilangan kambing ini yaitu agar kambing mudah beradaptasi dengan kondisi di Indonesia. 

Karena merupakan hasil persilangan, tubuh kambing PE ini ada yang lebih mirip kambing etawa atau lebih mirip kambing kacang. Hal yang membedakan dengan kambing etawa adalah kambing PE jantan memiliki libido sex yang tinggi. 

Sama halnya dengan kambing etawa, kambing PE juga memiliki tubuh yang besar. Untuk kambing PE jantan, bobotnya mencapai 91 kg, sementara yang betina bisa mencapai 63 kg. 

Harga : Rp1.000.000-Rp3.500.000

4. Kambing Jawarandu

Selain kambing PE, persilangan antara kambing etawa dan kambing kacang juga menghasilkan jenis kambing lain, yaitu kambing jawarandu. 

Bedanya dengan kambing PE, kambing jawarandu memiliki fisik yang lebih mirip dengan kambing kacang. Namun, kambing jawarandu ini memiliki postur tubuh yang lebih besar dibandingkan kambing kacang. Bobot tubuh kambing jawarandu betina mencapai 40 kg, sementara kambing jawarandu jantan bisa mencapai lebih dari 40 kg. 

Kambing dengan nama lain bligon, gumbolo, koplo, dan kacukan ini bisa menghasilkan susu mencapai 1,5 liter per hari. Telinga kambing ini lebar terbuka, panjang dan terkulai ke bawah.

Harga : Rp1.200.000-Rp3.500.000

5. Kambing Boer

Jenis kambing berikutnya yaitu kambing boer yang berasal dari Afrika Selatan. Kambing ini memiliki tubuh yang besar dan pertumbuhannya bisa dikatakan sangat cepat.

Ketika berumur 5-6 bulan, kambing ini memiliki bobot yang bisa mencapai 35-45 kg dengan rata-rata pertumbuhan 0,02-0,04 kg per hari. Jadi, ketika kambing ini sudah dewasa atau berumur sekitar 2-3 tahun, bobot kambing ini bisa mencapai 120-150 kg untuk kambing boer jantan dan 80-90 kg untuk kambing boer betina.

Kambing boer memiliki tubuh yang gemuk, lebar, dan panjang serta kaki yang pendek. Tubuh kambing ini berwarna putih dengan bagian kepala berwarna coklat kemerahan atau coklat muda hingga coklat tua. 

Kambing ini memiliki dapat bertahan hidup di lingkungan dengan suhu yang ekstrim, yaitu antara -25 hingga 43 derajat celcius. Selain itu, kambing ini juga tahan terhadap penyakit dan dapat hidup di kawasan semak belukar, lereng gunung, maupun di padang rumput. 

Harga : Rp3.000.000-Rp5.000.000

kambing boer asli

6. Kambing Saanen

Ada juga kambing saanen yang berasal dari lembah Saanen, Swiss bagian barat. Kambing ini merupakan kambing penghasil susu yang enak. Namun, sayangnya kambing ini sulit berkembang di daerah tropis. 

Bobot kambing saanen jantan bisa mencapai 68-91 kg, sementara kambing saanen betina memiliki bobot 36-63 kg. Kambing ini memiliki hidung yang lancip dengan bentuk wajah berbentuk segitiga. Selain itu, ciri lain kambing ini yaitu memiliki ekor pendek dengan rambut yang tipis. 

Harga : Rp4.500.000-Rp7.000.000

7. Kambing Gembrong

Jenis kambing selanjutnya berasal dari Bali, yaitu kambing gembrong. Kambing ini merupakan hasil persilangan antara kambing kashmir dengan kambing turki.

Ciri khas kambing gembrong yaitu tubuhnya yang dipenuhi oleh rambut panjang, lebat, dan mengkilap. Jika dibiarkan, rambut yang tumbuh dari kepala hingga ekor ini bisa mencapai 25-30 cm. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencukuran setiap 12-16 bulan sekali agar rambut tidak menutupi mata dan telinga serta menyulitkan kambing untuk makan. 

Harga : Rp3.500.000-Rp5.000.000

8. Kambing Muara

Berikutnya ada kambing muara yang berasal dari daerah Muara, Sumatera Utara. Kambing ini memiliki tubuh yang gagah dengan warna rambut coklat kemerahan, putih, atau hitam.

Meskipun memiliki tubuh yang cukup gemuk, ternyata kambing ini sangat lincah dan memiliki ketangkasan yang bagus. 

Harga : Rp2.000.000-Rp3.000.000

9. Kambing Kosta

Ada juga kambing kosta yang tersebar di daerah Jakarta dan Banten. Kambing ini merupakan hasil persilangan antara kambing kacang dengan kambing khasmir yang berasal dari Irlandia.

Tubuh kambing kosta berwarna coklat tua, coklat muda, coklat merah, abu-abu hingga hitam. Yang membedakan jenis kambing ini dengan kambing kacang yaitu adanya motif garis sejajar pada bagian kiri dan kanan wajah. Selain itu, kambing ini memiliki rambut rewos di bagian kaki belakang. 

Harga : Rp2.000.000-Rp3.000.000

10. Kambing Marica

Kambing marica adalah kambing yang berasal dari Sulawesi Selain. Untuk persebaran populasinya, kambing ini berada di Kabupaten Maros, Jeneponto, Sopeng, dan Makassar. 

Kambing ini memiliki daya tahan hidup yang bagus. Mereka bisa hidup di daerah lahan kering dengan curah hujan yang rendah. Bahkan, ketika musim kemarau, kambing ini bisa bertahan hidup hanya dengan memakan rumput kering di daerah berbatu. 

Ciri khas kambing ini yaitu telinganya yang tegak, kecil, dan pendek. Kambing ini dapat berlari dengan lincah dan agresif. 

Harga : Rp2.000.000-Rp3.500.000

11. Kambing Samosir

Jenis kambing terakhir yaitu kambing samosir. Seperti namanya, kambing ini berasal dari Pulau Samosir, Sumatera Utara. 

Awalnya, kambing ini digunakan sebagai persembahan dalam upacara keagamaan. Namun, seiring berjalannya waktu, kambing ini mulai dibudidayakan secara umum. 

Kambing samosir bisa beradaptasi di daerah lahan kering dan berbatu serta daerah dengan topografi berbukit. 

Harga : Rp1.500.000-Rp3.500.000

Penutup

Itu dia beberapa jenis kambing dan kisaran harganya di Indonesia. Sudah tahu kambing mana yang ingin kamu beli dan sesuai dengan budget yang kamu punya?


Tulisan Terkait: