budidaya maggot bsf

Budidaya Maggot Dengan Mudah Bagi Pemula

Hallo sobat, tahukan kamu ada budidaya peternakan yang mudah dilakukan bahkan dilingkungan rumah loh, yaitu budidaya maggot yang akhir-akhir ini sedang banyak menjadi pembicaraaan hangat di dunia peternakan, dikarenakan pemeliharaan yang mudah dan manfaatnya sangat baik bagi lingkungan maupun manfaat sebagai pakan ternak.

Maggot BSF (black soldier fly) dengan nama latin hermetia illucens atau dalam Bahasa Indonesia Lalat Tentara Hitam merupakan jenis lalat yang dapat dijadikan peluang bisnis dan usaha bagi masyarakat

 

Kelebihan dan Manfaat Maggot BSF

1. Perbaikan Lingkungan

Maggot BSF mengonsumsi makanan organic seperti sayuran, limbah dapur, buah dan bahan organic lainnya. Di Indonesia kita dapat dengan mudah menemukan limbah organik, sehingga mendukung untuk membudidayakan maggot yang dapat mebantu mengurangi limbah dan memperbaiki lingkungan yang selama ini menyebabkan keresahan bagi masyarat.

Upaya menangani limbah organik dengan mengubahnya menjadi bioenergi merupakan salah satu upaya yang kini gencar dilakukan, yaitu dengan membudidayakan maggot BSF menggunakan metode Fermentasi dengan limbah organik sebagai media pakan maggot.

Maggot BSF memiliki kemampuan yang baik dan cepat dalam memakan limbah organic diperkirakan sekitar  15 ribu larva Black Fly Soldier dapat menghabiskan sekitar 2 kg makanan berupa limbah organik hanya dalam waktu 24 jam saja hal tersebut membuktikan bahwa maggot dapat membantu menguraikan limbah organic.

2. Digunakan untuk Pakan Super Penuh Nutrisi

maggot BSF

Selain kemampuan maggot dalam mengurangi limbah organic maggot juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak yang sangat baik dan kaya nutrisi karena Larva BSF atau maggot ini memiliki banyak kandungan protein dan lemak yang cukup tinggi, memiliki tekstur yang kenyal, dan memiliki kemampuan untuk mengeluarkan enzim alami. Bahkan pakan ternak dari bahan dasar maggot ini sangat ramai dan banyak digemari oleh para peternak loh.

Kelebihan budidaya maggot BSF yaitu bisa dilakukan di mana saja dengan skala yang dapat disesuaikan dengan kemampuan para peternak, dan dapat dijadikan sebagai opsi usaha mandiri atau rumahan yang ingin mencoba mencari keuntungan dari budidaya maggot ini.Berikut tata Cara Budidaya Maggot BSF Skala Kecil Menengah :

Bahan-Bahan yang Diperlukan untuk Budidaya Maggot BSF

  • Ember
  • Air sekucupnya
  • EM4
  • Kantong plastik
  • Gula pasir
  • Dedak

Tahap Persiapan Ternak Maggot BSF

1. Kandang

Kandang adalah kebutuhan setiap hewan ternak begitu juga dalam pemeliharaan maggot kandang juga harus diperhatikan. Fungsi kandang diperlukan sebagai tempat Black Soldier Fly untuk memproduksi telur-telur sebagai bibit maggot BSF, kebutuhan kandang disesuaikan dengan jumlah maggot BSF yang akan dijalani. Normalnya, ukuran kandang yang digunakan dalam budidaya maggot  sebesar  2,5 m x 4 m x 3 m sudah cukup untuk bisnis budidaya maggot BSF kelas kecil menengah.

kandang maggot bsf

2. Media Penetasan Telur

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan media untuk telur BSF menetas, bisa dibuat dari boxs kardus kecil atau terbuat dari tripleks. Setelah telur BSF menetas segera pindahkan larvanya langsung ke  media biopond sebagai media pembesaran, pisahkan media penetasan dan pembesaran di dalam kandang tujuan pemisahan ini sangat penting karena jika menyatu telur-telur akan mudah pecah tertekan oleh larva.

Media Penetasan Telur MAGGOT BSF
Media Penetasan Telur MAGGOT BSF

3. Penyiapan  Biopond

Biopond merupakan media pembesaran larva lalat BSF yang biasanya terbuat dari rangkai dari kayu, PVC, dan dipenuhi oleh tanah gembur. Biasanya biopond memiliki 2 jenis, yaitu biopond biasa yang tidak dilengkapi ramp (sebagai media untuk memproduksi larva kecil) dan biopond yang memiliki ramp / bidang miring sebagai jalan migrasi prepupa. Ukuran biopond yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan jumlah telur yang menetas.

BIOPOND MAGGOT BSF

Tahap Pengembangbiakan Maggot BSF

Cara Menarik Lalat BSF

  1. Siapkan air bersih sebanyak 1 litter dan gula pasir sekitar 5 sendok makan
  2. Masukan air dan gula ke dalam ember
  3. Siapkan dedak sebanyak 5 kg lalu campur dengan air dan gula yang sudah di siapkan
  4. Tuangkan EM4 ke dalam ember, komposisi EM4 bisa 1 tutup botol EM4
  5. Aduk semua bahan sampai tercampur merata
  6. Siapkan kantong plastik yang dapat menampung 5 kg atau 8 kg barang
  7. Masukkan dedak yang sudah di campur ke kantong plastik tersebut.
  8. Berikan sedikit udara pada plastik, jangan diisi penuh.
  9. Ikat kantong plastik berisi dedak rapat-rapat
  10. Letakkan kantong plastik di daerah yang sejuk, biarkan dengan cara disimpan sampai 5 atau 6 hari.
  11. Pastikan bahan-bahan jauh dari binatang pengganggu dengan cara mengikat tutup atau kawat disekitarnya (baunya cukup amis, dapat mengundang kucing).
  12. Dalam masa ini, campuran dedak akan berubah menjadi cairan berfermentasi.
  13. Setelah selesai, tuangkan campuran dedak ke ember dan tutup menggunakan daun pisang, plastik, atau kertas minyak.
  14. Simpan ember di dalam kandang dekat dengan media penetasan telur.
  15. Setelah 2 sampai 3 hari, lalat BSF akan berdatangan dan mulai bertelur di sekitar ember dan media penetasan.

4. Tahap Panen Maggot BSF

Setelah telur menetas, berikan waktu untuk menunggu sekitar 1 minggu sampai larva benar-benar sudah terbentuk, waktu yang baik untuk panen maggot BSF adalah 2 sampai 3 minggu setelah telur menetas. Agar lalat BSF selalu datang pada media dan bisnis terus berjalan dengan lancer taburkan dedak fermentasi disekitar media penetasan telur atau ember sebanyak seminggu sekali dan tetap menaruh sampah organic di dalam kandang yang bertujuan sebagai pakan maggot.

Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman dalam memulai usaha dibidang peternakan ya, terima kasih.

 

Daftar Pustaka

Afkar K, Masrufah A, Dkk. 2020. Budidaya Maggot Bsf (Black Soldier Fly) Sebagai Pakan Alternatif Ikan Lele (Clarias Batracus) Di Desa Candipari, Sidoarjo Pada Program Holistik Pembinaan Dan Pemberdayaan Desa (Php2d). Sidoarjo: Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo.

 

 


Tulisan Terkait: