Mengenal Jenis-jenis Ayam Petelur

Jenis-jenis ayam petelur beragam macamnya, yang pasti ayam petelur adalah ayam betina yang bisa diternak menghasilkan banyak telur ayam.

Selain ayam petelur, biasanya ayam juga diambil dagingnya, namun jika betina maka yang diambil adalah telurnya.

Ayam petelur mulanya dari hutan liar, kemudian oleh para peternak ayam ditangkap, kemudian diseleksi yang terbaik.

Proses seleksi ini biasanya dilihat dari warna telur yang dihasilkan. Akah warna telur putih atau cokelat. Proses produk telur oleh ayam juga akan dipertimbangkan.

Produksi telur yang konsisten merupakan pertanda, kalau ayam yang dipilih sehat dan bahagia. Kebanyakan ayam akan bertelur pada usia 18 minggu pertama.

Setelahnya ayam betina akan betelur hampir setiap hari. Pada tahun pertama mereka, ayam betina bisa menghasilkan 250 telur.

Tentu konsistensi produk telur ini akan berhasil jika ayam betina diberi makan dan perawatan yang baik.

Ayam betina juga butuh beristirahat secara alami setiap tahun untuk berganti kulit, seringkali saat hari semakin pendek di musim gugur.

Berapa Banyak Produksi Telur Ayam Betina

Jenis-jenis ayam petelur terbaik yang biasanya dipilih oleh pakar ayam sangat beragam. Biasanya butuh waktu 24-26 jam untuk membuat setiap telur,

Jenis-jenis ayam petelur seperti White Leghorn hybrids (putih telur), Plymouth Barred Rocks (telur coklat), Rhode Island Reds (telur coklat), Andalusia Biru (telur putih) atau Ameraucanas/Easter Eggers ( telur biru) sering menjadi favorit.

Secara keseluruhan, 80 hingga 90 persen dianggap sebagai produksi telur yang sangat baik:

100% = 1 telur ayam perhari.

Perlu diingat produksi ayam tentu juga dipengaruhi oleh bagaimana kita merawat ayam tersebut.

Seperti kebersihan kandang, cuaca, manajemen ayam, beban parasite, dan nutrisi semuanya dapat mempengaruhi kecepatan bertelur ayam.

Pada musim gugur khususnya, kecepatan produksi ayam akan melambat. Pada musim dingin juga demikian, akan melambat kecuali Anda menambahkan cahaya penghangat.

Cahaya penghangat tersebut harus dinyalakan setidaknya 16 jam perhari konsisten.

Jenis-Jenis Ayam petelur

Jenis-jenis ayam petelur
Photo by Finn Mund on Unsplash

1. Ayam Petelur Putih (White Leghorn)

Ayam White Leghorn atau biasa disebut ayam Petelur Putih merupakan ayam ras petelur yang memiliki warna bulu putih bersih.

Jenis ayam petelur white leghorn, menghasilkan telur yang juga berwarna putih bersih. Pada jengger ayam ini berwarna merah.

Jenis ayam petelur white leghorn hanya dimanfaatkan telurnya saja, daging ayam bukan untuk diproduks. White leghorn bisa memproduksi telur mencapai 260 butir telur pertahunnya.

Jenis-jenis ayam petelur
Photo by Ben Moreland on Unsplash

2. Ayam Ras Petelur Cokelat (hibrida)

Ayam hibrida terbagi menjadi beberapa jenis, tetapi ayam hibrida banyak dikenal sebagai jenis Golden Comet.

Biasa disebut juga sebagai jenis ayam petelur ras negeri. Bobot ayam petelur hibrida mencapai 2 kilogram.

Ayam hibrida termasuk jenis ayam petelur yang dapat dikonsumsi dagingnya. Daging yang dihasilkan rasanya enak.

Jika dibandingkan dengan ayam broiler, ayam hibrida memiliki rasa daging yang lebih enak. Oleh karena itu, ayam hibrida disebut tipe ayam dwiguna.

Tipe ayam dwiguna, yakni tipe ayam yang dapat menghasilkan telur serta daging.

Jenis ayam petelur hybrida tidak membutuhkan konsumsi pakan yang banyak. Meski begitu, telur yang dihasilkan tetap banyak.

Sebabnya sedikitnya jumlah pakan yang dikonsumsi ayam hibrida, maka biaya untuk pakan pun akan lebih murah dibanding breed lainnya.

Di Indonesia sendiri, ayam hibrida menjadi favorit para peternak untuk dibudidayakan.

Ciri-ciri fisik ayam hibrida adalah tubuhnya berwarna emas dan coklat, serta ekornya berwarna putih.

Jenis ayam petelur hibrida dapat bertelur sebanyak 280 butir setiap tahunnya, dengan warna telur cokelat dan ukurannya sedang.

Jenis-jenis ayam petelur
Sumber fotoL Anconas (YouTube: Sander Bauwens)

3. Ayam Ancona

Ayam Ancona merupakan jenis ayam petelur dengan bentuk tubuh yang ramping. Persebaran ayam Ancona juga sudah mencapai Amerika dan Inggris.

Perawakan fisik dari Ayam Ancona mirip ayam jenis Plymouth rock, tetapi Plymouth rock memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil.

Karakter jenis ayam petelur Ancona, yaitu sangat aktif dan gesit, bahkan bisa terbang melompati pagar untuk bisa keluar dari kandangnya.

Ayam Ancona dapat memproduksi telur sebanyak 200 telur seharinya. Warna telurnya adalah putih berukuran kecil.

Jenis-jenis ayam petelur
Sumber foto: 5 months old barred chickens (YouTube: Craig Peroni)

4. Ayam Plymouth Rock (Barred Rock)

Jenis ayam petelur Plymouth rock merupakan yang paling mudah dibudidaya, sehingga cocok bagi para peternak pemula yang baru mulai membudidayakan ayam.

Ayam Plymouth rock cenderung lebih mudah dirawat, serta memiliki daya tahan tubuh yang kuat dibandingan jenis ayam petelur lainnya.

Tubuh Plymouth rock juga kecil. Warna bulunya didominasi warna abu-abu, dengan garis putih di sekujur tubuh ayam ini.

Ayam Plymouth rock dapat memproduksi 200 butir pertahunnya.

5. Ayam Ross Brown

Ross Brown merupakan jenis ayam petelur yang berasal dari Inggris sejak tahun 1972 sudah dibudidayakan.

Ciri-ciri jenis ayam petelur Ross Brown, yaitu warna tubuh coklat dengan produktifitas telur mencapai 270 butir pertahunnya.

Jenis-jenis ayam petelur
Sumber foto: instagram.com/klipdrift_vrywei_eiers

6. Ayam Lohman Brown

Jenis ayam petelur Lohman Brown merupakan klasifikasi ayam yang diproduksi oleh perusahaan Miltibreeder Adirama Indonesia.

Ayam Lohman Brown memilki warna bulu coklat seperti caramel dengan warna bulu putih di sekitar leher dan pada ujung ekor.

Pada usia 8 minggu, ayam Lohman Brown mampu memproduksi telur sebanyak 300 butir setiap tahunnya.

Ayam Lohma Brown merupakan jenis ayam petelur terbaik, dibandingkan dengan ayam petelur lainnya yang jumlah produksi telurnya tidak sebanyak ayam petelur Lohman Brown.

Para peternak ayam petelur akan memelihara ayam jenis Lohman Brown pada usia fase grower atau fase ayam sudah mulai berproduksi.

Jenis-jenis ayam petelur
Sumber foto: Light Sussex Chickens | Attractive Dual Purpose Foragers (YouTube: Livestock breeds)

7. Ayam Sussex

Ayam Sussex merupakan jenis ayam petelur yang multifungsi, selain bisa diambil telurnya, daging Ayam Sussex juga bisa dikonsumsi sehingga dijual dagingnya.

Berat Ayam Sussex jantang adalah 4,1 kilogram, sedangnya betina adalah 3,2 kilogram. Ayam Sussex mampu menghasilkan telur 180 – 320 butir pertahun

Janis ayam petelur Sussex memiliki karakter yang tenang dan suka bekeliaran tanpa merusak lingkungannya.

Sumber foto: instagram.com/the_backyard_bantams

8. Ayam Hamburg

Termasuk jenis ayam petelur yang diimport langsung dari luar negeri, yaitu dari Jerman. Oleh sebab itulah namanya adalah Hamburg.

Ayam Hamburg memiliki corak bulu yang paling indah, yakni berwarna putih dengan bintik-bintik hitam di sejujur tubuhnya.

Telur yang dihasilkan Ayam Hamburg bisa mencapai 200 butir tiap tahunnya.

Jenis-jenis ayam petelur
Sumber foto: instagram.com/aflock2020/

9. Ayam Rhode Island Red

Termasuk jenis ayam petelur multifungsi yang diambil daging serta telurnya. Dengan nama asing Rhode Island Red, ayam ini berasal dari Amerika Serikat.

Ayam Rhode Island Red mampu bertahan pada cuaca apapun, kemampuan adaptasinya mengikuti iklim sangat baik. Telur yang dihasilkan setiap tahunnya mencapai 200 butir.

Bulu Ayam Rhose Island Red adalah coklat kehitaman sehingga penampilannya tampak lebih gelap eksotis.

Jenis-jenis ayam petelur
Sumber foto: Barnevelder chickens (YouTube: Neil Armitage)

10. Ayam Bernevelder

Jenis ayam petelur Bernevelder memilki warna khas bulu hitam dengan coklat di ujungnya. Lahir blastern, Bernevelder merupakan hasil persilangan antara Landrace Belanda dengan unggas hutan Asia

Produktivitas Bernevelder mencapai 200 butir telur setiap tahunnya.

Kesimpulan

Ayam petelur merukan ayam betina yang ditangkap oleh peternah dari alam liar kemudian diseleksi berdasar kualitas telur yang dihasilkan ayam tersebut.

Produktivitas ayam petelur berdasar atas perawatan oleh peternaknya, seperti jenis menjaga kebersihan kandang, penanganan parasit, sampai manajemen ayam yang baik.

Berbagai jenis ayam petelur bergam tingkat produktivitasnya, rata-rata bisa bertelur mulai dari 200 – 350 butir setiap tahunnya.

Sekian informasi mengenai Mengenal Jenis-jenis Ayam Petelur yang bisa Sobat Ternak terapkan. Semoga ilmu dari Sinau Ternak bisa bermanfaat, selamat mencoba!


Tulisan Terkait: